Dampak Sesak Nafas Karena Terkena Angin Malam

Dampak Sesak Nafas Karena Terkena Angin Malam

Penyebab Sesak Nafas

Udah jadi hal yang bukan tabu lagi jika kita pernah atau sering pulang malam karena aktivitas kita yang padat dan juga perjalanan yang melelahkan seperti terkena macet, jarak antara tempat aktivitas dengan rumah cukup jauh, dan lain sebagainya. Bahkan sekarang populasi kendaraan semakin meningkat, nah oleh sebab itu polusi udarapun makin menambah. Jika dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnyapun, cuaca yang semakin tahun semakin meningkat globalisasi dan peningkatan pengguna kendaraan juga menjadi pemicu polusi udara semakin meningkat dan menyebabkan nyeri pada dada atas efek dari polusi tersebut

Seperti yang kita ketahui dan kita rasakan sekarang, bahwa sesak nafas merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh polusi udara, apalagi dari beberapa berita yang mengatakan jika hari ini ada peningkatan cuaca akan lebih dingin dari tahun lalu, sampai dengan 22 Agustus Cuaca akan semakin dingin. Ini disebut dengan Fenomena Albelian. 

Selama ini kita mengalami cuaca dingin yang belum pernah ada sebelumnya, maka semakin tinggi tingkat untuk terkena penyakit sistem pernafasanBadan kita menjadi pegal-pegal dan tenggorokan tersumbat, demam, batuk dan masalah sistem pernafasan lainnya. Oleh karena itu, lebih baik memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda dengan vitamin dan makanan yang sehat lainnya.

Beberapa pemicu sesak nafas

Dilansir dari katadata.co.id penjelasan dari Mayo Clinic , sesak nafas umumnya terjadi karena masalah pada paru-paru dan jantung. Gangguan tersebut terjadi karena karbon dioksida tidak terproses dengan baik. Beberapa kondisi yang menyebabkan sesak nafas yang dikutip dari klikdokter.com

1. Penyakit Asma

Asma merupakan salah satu penyebab orang mengalami sesak nafas. Biasanya asma dipicu oleh faktor keturunan dan riwayat alergi. Gangguan pernafasan pada penderita asma beragam jenis, ada yang bersifat ringan dan juga berat. Pada umumnya dipicu oleh beberapa hal, yaitu seperti asap polusi, debu, perubahan suhu, hingga sensitivitas pada saluran pernafasan.

2.    Terjadi Alergi

Selanjutnya adalah alergi. Biasanya yang dirasakan oleh penderita alergi bisa mengarah ke kondisi syok bahkan sampai merenggut jiwa. Kondisi seperti ini pada umumnya disertai dengan keringat dingin, penurutnan kesadaran, dan tekanan darah yang menurun. Sebaiknya hati hati bagi anda yang memiliki alergi jika mendapat keluhan nyeri dada pada diri anda

3.   Infeksi Pada Saluran Pernafasan

Bisa jadi sesak nafas anda disebabkan adanya infeksi. Kondisi ini sering dialami oleh perokok aktif, orang yang terkena asap atau polusi, dan kelompok yang memiliki sistem immune tubuh yang lemah.

Infeksi ini dapat menyebabkan beberapa penyakit pada sistem pernafasan seperti bronchitis, pneumonia, penyakit paru obstruksi kronik (PPOK), dan sinusitis. Gejala sesak nafas jika terkena infeksi bisa ditandai dengan demam, batuk, pilek, dan nyeri dada.

4. GERD

Gastroesophageal reflux atau GERD adalah kondisi dimana esofagus mengalami iritasi akibat asam lambung naik. Tanda penyakit ini biasanya merasakan seperti rasa terbakar di daerah dada sampai dengan kerongkongan. Pada kondisi kronis, sesak nafas bahkan lebih dominan dibanding rasa terbakar tersebut.

5. Gagal Jantung

Penyebab lain dari sesak nafas yaitu karena gagal jantung karena irama jantung yang tidak beraturan, serangan jantung, dan tekanan darah tinggi yang tidak normal. Keadaan gagal jantung bisa saja terjadi saat istirahat atau beraktivitas. Gejalanya bahkan bisa terlihat ketika ada pembengkakan di kedua kaki.

Yuk, sekarang kita jaga kesehatan pernafasan kita dan hindari berbagai penyakit pada sistem pernafasan anda dengan Madu Vitasma. Anda bisa mengetahui testimoni asli 100% dari penderita sesak nafas dan sembuh dengan mengkonsumsi Madu Vitasma yang memiliki berbagai khasiat dan juga 100% bahan herbal di www.vitasmainaja.com. Semoga kita bisa terhindar dari berbagai penyakit & semoga bermanfaat. Sesak nafas? Vitasmain aja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *